Memulai Bisnis Desain Grafis



Berikut ini adalah beberapa poin penting sebagai gambaran bagi kamu yang ingin memulai bisnis desain grafis. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulainya dan kemampuan apa saja yang dibutuhkan. Jika kamu merasa sudah memiliki kemampuan seperti di bawah ini maka selanjutnya tinggal beraksi saja, jangan hanya dipikirkan. Kalau hanya dipikirkan saja semua orang juga bisa ya, namun yang berat adalah menjalankannya.
  • Kemampuan desain. Bagi kamu yang sudah punya kemampuan buat otak-atik gambar atau membuat desain bersyukurlah, karena kamu sebenarnya kamu punya bakat untuk itu. Nah bagi yang belum bisa tenang saja, kemampuan membuat desain grafis bisa didapat melalui pendidikan khusus. Namun, bisa pula dipelajari secara autodidak (belajar sendiri). Atau kalau kamu memang benar-benar mentok gak bisa desain bisa bayar orang untuk membuat desain alias merekrut karyawan.
  • Kemampuan membuat detail dari konsep desain sesuai dengan pesanan atau informasi yang diinginkan klien. Di sini kemampuan desain grafismu benar-benar diuji. Kira-kira kamu bisa atau tidak untuk membuat desain sesuai yang dipesan klien. Jangan asal desain seenaknya ya, mekipun kamu punya gaya desain sendiri, tapi tetap utamakan membuat desain sesuai permintaan klien, syukur bisa membuat kejutan dengan desain yang lebih bagus. Pahami dulu inti dari permintaan desainnya seperti apa, jika sudah ketemu intinya bikin desainnya pun juga enak karena kamu sudah punya gambarannya.
  • Kemampuan untuk mengoperasikan komputer dengan software desain. Kamu tidak harus menguasai semua software desain tapi jika itu bisa kamu lakukan maka lakukanlah. Satu atau dua software desain saya kira cukup asalkan kamu benar-benar bisa menguasainya.
  • Kemampuan untuk memvisualkan pesan melalui tata letak yang menarik perhatian orang.
  • Kemampuan untuk terus mengembangkan kreatifitas sesuai dengan kebutuhan klien dan perkembangan zaman.
  • Kemampuan untuk melihat setiap unsur desain sebagai nillai seni yang menonjolkan unsur keindahan, tanpa menghilangkan nilai pesan/informasi yang terdapat di dalamnya.
  • Kemampuan untuk berkomunikasi dan bernegosiasi dengan klien untuk dapat mempresentasikan karya-karya.
  • Kemampuan untuk menjual dan mempromosikan kemampuan desain untuk mendapatkan klien.
  • Modal finansial dibutuhkan untuk membeli komputer desain, printer, dan scaner (jika diperlukan).
  • Biaya lain diperlukan untuk kegiatan operasional, seperti biaya listrik, tinta printer, kertas, cetak profil perusahaan, dan kartu nama.
Nah bagaimana, kira-kira kamu sudah mengantongi poin-poin di atas atau belum? Jika sudah berarti kamu sudah siap untuk memulai bisnis desain grafis dong... nah bagi yang belum punya kemampuan di atas pun bisa dilatih mulai dari sekarang. Belajar sendiri yang rajin, atau ikut kursus kalau punya duit. Belajar sendiri juga sekarang sudah banyak referensinya, dari buku atau tutorial di internet sekarang sudah banyak. Saya yakin kamu pasti bisa, dan kabar baiknya kamu pasti bisa.

Peluang Bisnis Desain Grafis



Desain grafis merupakan cara untuk menyampaikan pesan yang dikemas dalam tata letak tulisan dan foto/ilustrasi/gambar. Jika kita perhatikan, dunia desain grafis selalu dipakai di dunia pekerjaan mana pun, baik itu jasa, perdagangan, maupun perusahaan non profit. Lalu bagaimana kita melihat peluang bisnis desain grafis ini untuk kita jadikan usaha... nah sebenernya simpel dan peluang itu sangat banyak. Asalkan ada kemauan dan serius disitu ada jalan.

Coba deh luangkan waktu untuk memperhatikan sesuatu di sekelilingmu, atau coba amati ketika kamu sedang jalan-jalan di mal, dipinggir jalan kota, di kios-kios atau di toko... amati gambar apa saja yang bisa kamu lihat... ada brosur, kalender, kartu nama, kop surat, logo, poster, kartu pos, souvenir, koran, majalah, buku, banner, spanduk, kaos, bendera, cover buku lah, pamflet lah, bungkus makananlah dan lain sebagainya. Itu semua produk desain grafis men... Nah baru kebuka kan ide-ide di otak kamu. artinya apa...? artinya bisnis desain grafis ini punya peluang yang sangat besar dan sangat menjanjikan tentunya, dengan catatan asalkan ada kemauan, kerja keras, keseriusan dan tekad desainer grafis. Atau kalau punya modal besar bikin percetakan sekalian juga boleh yang penting tahu resikonya saja. hahaha

Apalagi saat ini banyak konsumen yang membutuhkan jasa desainer grafis, misalnya untuk mempromosikan produk barang/jasa. Baik individu maupun perusahaan. Bahkan saat ini, orang mulai banyak yang menekuni desainer grafis untuk produk online, dari yang kursus desain grafis (eh ini juga peluang juga loh buat kamu yang pengen jadi guru desain, buka kursus desain grafis tuh), kuliah sampai otodidak alias belajar sendiri. Nah ada lagi nih sekarang yang banyak kita jumpai kalau kita jalan-jalan ke web orang, biasanya ada jasa desain web tuh nah itu peluang juga kan....? nah kalau untuk desain web kira-kira masuk kategori desain grafis juga gak ya...? hehehe pikir aja sendiri...

Nah dari segitu banyaknya peluang usaha bisnis desain grafis, kira-kira kamu cocoknya yang mana...??? kira-kira yang bisa kamu jalankan dulu yang mana?? Yang kamu kuasai yang mana...??? peluang sudah ada.. sekarang pertanyaannya adalah bagaimana memulainya...? hehe segini dulu deh.

Mendesain Itu Bebas Saja Sesuai Selera

Dari dulu sampai sekarang sebenarnya saya bingung tentang mengapa suatu karya seni (atau hasil desainlah kalau bahasa photoshop di sini) itu dibilang bagus atau jelek. Saya tidak pernah tahu apa yang membuat seseorang menilai sebuah desain itu baik atau jelek. Apakah ada dasar-dasarnya atau kriteria-kriteria tertentu yang membuat sebuah desain itu bisa dibilang baik atau buruk. Menurut saya pribadi sih baik atau buruk sebuah karya desain itu tergantung siapa yang melihat, tergantung masing-masing individulah dan tentunya berdasarkan selera maupun karakter dari orang yang melihatnya. 

Sebuah karya seni desain yang bagus (menurut saya) yang saya buat katakanlah, belum tentu bagus juga menurut orang lain. Bener gak...? Jadi saya pikir penilaian suatu hasil desain ini memang sangat dekat sekali dengan unsur subyektifitas. Untuk itu bebas saja berkreasilah sesukamu dan percaya diri saja dengan hasil desain yang kita buat. 

Berkarya itu bebas saja bro... gunakan kreatifitas dan insting hati nuranimu. Kalau menurutmu desain buatan kamu itu bagus, ya lempeng saja jangan takut dibilang jelek, jelek itu kan menurut orang lain tapi kalau menurutmu itu bagus ya baguslah. Lalu kalau kamu sendiri merasa desain buatanmu itu masih jelek apa yang harus kamu lakukan...? ya berarti kamu harus banyak-banyak belajar dan berlatih sampai hasil desain kamu bisa dibilang bagus minimal kamu sendirilah yang menilai bahwa desain kamu itu bagus. 

Berangkat dari pemikiran tersebut, saya pikir kita malah akan terus menghasilkan banyak karya seni ataupun desain. Dan bukanlah hal yang mustahil jika dari beberapa karya yang kita buat ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata oleh siapapun dan dari manapun. Itu yang ada dalam pikiran saya... apa yang ada dipikiranmu? hehehehe

Membuat Tulisan Berbentuk Wajah Dengan Photoshop Cs5


Tutorial Photoshop kali ini saya akan mencoba membuat typografi berbentuk wajah manusia. Beberapa hari yang lalu kebetulan secara tak sengaja saya melihat hasil desain teman saya, yaitu sebuah desain tulisan membentuk wajah, dan ternyata bagus juga. Akhirnya kepikiran juga untuk membuat tutorialnya. Langsung saja inilah dia Tutorial Photoshop cara membuat desain tulisan berbentuk wajah seseorang manusia. 

Oiya satu lagi kelupaan, dalam tutorial Photoshop membuat tulisan berbentuk wajah ini kita juga akan belajar menggunakan beberapa teknik Photoshop sekaligus yang dikemas dalam satu paket hemat, cepat, murah lagi hahaha (saya baik kan :D). Seperti teknik menyeleksi rambut dengan teknik Refine Edge, teknik seleksi Photoshop dengan menggunakan Color Range, kemudian bagaimana cara membuat Brush Photoshop sendiri.

Langkah 1
Buka photo wajah yang akan di edit. Klik File --> Open --> pilih photo --> Open. Lalu tekan Ctrl + J pada keyboard untuk menggandakan photo.

Langkah 2
Seleksi bagian wajah/kepala (saya menggunakan quick selection tool saja biar cepat menyeleksinya, jangan lupa gunakan teknik refine edge untuk mendapatkan seleksi rambut yang cukup detail).
Langkah 3
Klik menu Select --> Color Range… pilih Shadows lalu klik OK. Akan muncul garis putus-putus (tanda terseleksi) kemudian tekan Ctrl + J pada keyboard.
Langkah 4
Aktifkan layer 1 copy, kemudian klik menu Select --> Color Range… kali ini pilih Midtones lalu klik OK. Akan muncul garis putus-putus (tanda terseleksi) kemudian tekan Ctrl + J pada keyboard.
Langkah 5
Sekarang hilangkan tanda mata pada layer 1 copy. Kemudian klik/aktifkan layer 3. Klik menu Edit --> Fill.. (atau tekan Shift + F5). Pilih 50% Gray, beri tanda cek pada Preserve Transparency.
Langkah 6
Klik/aktifkan layer 2. Ulangi langkah 5 tapi kali ini pilih Black. Klik menu Edit --> Fill.. (atau tekan Shift + F5). Pilih Black, beri tanda cek pada Preserve Transparency.

Langkah 7
Masih pada layer 2 (layer paling atas). Tekan Ctrl + E pada keyboard untuk menggabungkan layer 2 dan layer 3 (layer di bawahnya). Sampai di sini hasilnya seperti ini.

Langkah 8
Karena kita mau membuat wajah di penuhi dengan tulisan, sekarang kita siapkan dulu tulisannya. Jadi ceritanya, kita akan membuat brush berbentuk tulisan/paragraph. Caranya buat dokumen baru klik File --> New… --> OK.
Langkah 9
Klik Horizontal Type Tool -> lalu buat tulisan/paragraf hingga memenuhi seluruh kanvas. Kalau anda malas buat tulisan panjang, anda bisa copy paste paragraph/tulisan yang sudah ada dari  M.S. Word atau dari mana saja terserah anda.
Langkah 10
Klik menu Edit --> Define Brush Preset… --> OK. Sekarang kita sudah punya Brush Photoshop baru. Selanjutnya kita kembali lagi ke lembar kerja kita yang tadi sempat kita tinggalkan. Buat layer baru di atas layer 3 warnai dengan Paint Bucket Tool dengan warna putih.
Langkah 11
Buat layer baru lagi di atas layer 4 (layer yang barusan kita beri wana putih). Hilangkan tanda centang pada layer 4. Setelah itu aktifkan/klik pada layer yang baru saja kita buat (layer 5). Klik Brush Tool --> klik kanan --> cari brush paragraf/brush tulisan yang telah kita buat tadi.
Lalu sapukan brush dengan cara satu kali klik saja, untuk menjaga bentuk paragrafnya. buatlah kira-kira seperti gambar berikut ini. Ubahlah ukuran brushnya, agar terlihat variatif.
Langkah 12
Aktifkan/klik layer 3 --> tekan Ctrl + A --> lalu tekan Ctrl + C. jika sudah hilangkan tanda mata pada layer 3 (sekarang yang terlihat hanya brush tulisannya saja). Aktifkan/klik layer 5 --> Aktifkan layer mask -> kemudian sambil menekan Alt pada keyboard, klik kan pada layer mask (sehingga layernya terlihat putih semua).
Langkah 13
Tekan Ctrl + V untuk mempastekan layer 3 yang telah kita copy tadi. Tekan Ctrl + D untuk menonaktifkan seleksi -> kemudian tekan Ctrl + I untuk invert.
Langkah 14
Sekarang klik pada layer 5. Munculkan kembali tanda mata pada layer 4. Sampai di sini hasilnya seperti ini.
Langkah 15
Supaya terlihat berwarna kita tambahkan efek warna gradient. Caranya klik menu Layer --> Layer Style --> Gradient Overlay --> pilh warna kesukaanmu -> tekan Ok.

Langkah 16
Klik brush tool, gunakan brush yang lembut. Turunkan opacity menjadi 30% kemudian sapukan pada bagian wajah yang ingin diperjelas seperti mata, hidung, mulut dls. Pastikan anda membuat sapuan brush pada layer (bukan pada layer mask).
Hasilnya seperti gambar berikut ini.
Terima kasih telah membaca tutorial photoshop di dukun design | tutorial photoshop (tips trik n teknik belajar photoshop)

Cerita Pertama Kali Mengenal Adobe Photoshop

Kali ini saya ingin sedikit bercerita saja, ya bisa dibilang curhat (curahan hati), ini cerita tentang pertama kalinya saya kenal dengan Adobe Photoshop. Jadi begini ceritanya, awal mula saya suka dengan software Photoshop adalah ketika terpikir dalam benak saya “seandainya saya bisa punya poto bareng dengan artis-artis kesukaan saya…”. Saat itu saya pengen sekali bisa berada di samping artis cantik favorit saya Titi Kamal (walaupun Cuma dalam gambar hehe), tapi itu dulu, kalo sekarang saya ngefans sama saya sendiri saja (oh my god, jangan di masukkin hati ya). Dan tentu saja photo di samping bukan photo saya. :D


Kemudian saya mencari informasi tentang software yang bisa menggabungkan dua poto sekaligus (maklum baru bisa hidupin computer, jadi belum tahu banyak tentang dunia IT, apalagi desainer grafis, gak ngerti sama sekali). 

Akhirnya saya bertanya pada temen saya, dan katanya memang ada software yang bisa menggabungkan dua poto bahkan lebih, selain itu software tersebut banyak digunakan oleh para desainer-desainer grafis terkenal, apalagi kalo bukan Adobe Photoshop. Saat itu masih Photoshop versi 7.0. kalau saat ini kan sudah ada versi terbarunya yaitu Adobe Photoshop cs5 yang dirilis tahun 2010 lalu.
 
Saya pun langsung kegirangan mendengar kabar tersebut, dan saya minta bantuan temen untuk mengedit poto saya supaya disandingin dengan potonya Titi Kamal. Dan hasilnya, benar-benar kurang memuaskan, maklum dia juga belum terlalu paham dengan tool-tool yang ada dalam Adobe Photoshop. Akhirnya saya berusaha mengedit sendiri dengan pengetahuan yang sangat minim tentang Photoshop, dan saya percaya kalau saya pasti bisa menggunakan software keren ini. Satu persatu tool yang ada saya cobain kemudian saya pahami dan kenali fungsi-fungsinya menurut persepsi saya sendiri. 

Saat itu saya menggunakan tool Photoshop tanpa ada teori ataupun tanpa didasari dengan penjelasan-penjelasan dari buku-buku yang membahas tentang Photoshop sama sekali. Jadi terkadang saya bingung juga jika ditanya mengenai masing-masing tool yang ada dalam Photoshop gunanya untuk apa saja? Hahaha saya memang sangat payah jika disuruh menjelaskan dengan kata-kata yang benar-benar pas dan mengena.
Setelah beberapa kali mencoba otak-atik poto dengan Photoshop, hasilnya memang belum bisa bikin bangga, tapi dari sinilah saya mulai senang dan saya yakin jika kemampuan ini diasah terus maka, saya pasti bisa menghasilkan karya-karya yang lebih menarik dengan Adobe Photoshop.  

Sambil terus berkarya saya mengasah kemampuan Photoshop saya, dengan membaca dan mengikuti berbagai macam Tutorial Photoshop, artikel Potoshop, Design Grafis, dan tentunya membuat sebuah blog tentang Tutorial Photoshop. Meskipun tutorial Photoshop di sini (dukun design) sifatnya masih sangat dasar, bahkan mungkin ada yang kurang bermanfaat, tapi setidaknya saya bisa berbagi ilmu Photoshop kapada teman-teman/agan-agan dengan menulis di blog dukun design Tutorial Photoshop ini. Dan tentunya Tutorial Photoshop di Dukun Design ini akan terus berkembang sesuai dengan meningkatnya kemampuan saya dalam menggunakan Photoshop. Ini ceritaku, mana ceritamu… :D  Terima kasih ya telah membaca ceritaku.

Teknik Cara Memutar Brush Photoshop


Teknik memutar Brush Photoshop ini merupakan teknik dasar Photoshop, namun meskipun teknik ini merupakan teknik dasar Photoshop tapi kalau yang namanya orang belum tahu tentu saja bingung cara melakukannya, betul tidak. Untuk itulah di sini Dukun Design ingin sedikit berbagi ilmu Photoshop kepada anda yang sedang belajar Photoshop (termasuk saya juga sedang belajar Photoshop). Bagi yang suka berkreasi dengan Brush Photoshop (khususnya pemula) mungkin Teknik Memutar Brush Photoshop ini akan sedikit membantu anda dalam Berkreasi Dengan Brush Photoshop

Teknik memutar Brush Photoshop ini akan sangat berguna jika anda bekerja menggunakan bentuk Brush yang sama dengan berulang-ulang. Supaya bentuk Brush terlihat lebih bervariasi dan tidak monoton (supaya tidak terjadi pengulangan-pengulangan bentuk Brush Photoshop) maka ada baiknya anda menggunakan teknik memutar Brush Photoshop ini. Baiklah untuk memutar Brush Photoshop sangatlah mudah, berikut ini dua teknik mudah memutar Brush Photoshop:

Teknik memutar Brush Photoshop yang pertama

Anda tinggal menekan F5 pada keyboard atau dengan mengklik Window -> Brush, maka akan muncul Brush Presets, pada Brush Presets inilah anda bisa mengatur Brush yang ingin anda gunakan. Misalnya mengatur jarak spasi sapuan Brush, jarak penyebaran Brush, memutar Brush, menggepengkan bentuk Brush, mengatur warna Brush dan masih ada beberapa pengaturan Brush lainnya yang belum disebutin (anda bisa mencoba sendiri fungsi dari masing-masing pengaturan dan efeknya pada Brush, di sini hanya akan menekankan pada cara memutar Brush saja). Selanjutnya klik Brush Tip Shape, untuk memutar Brush Photoshop, anda bisa memutarnya pada gambar panah sesuai arah yang anda inginkan ataupun dengan memasukkan angka pada kotak Angle. Lihat tampilan Brush Preset Photoshop Cs5 berikut.
Teknik memutar Brush Photoshop yang kedua

Anda bisa memutar Brush yang sudah anda sapukan pada canvas dengan menekan Ctrl + T pada keyboard. Tapi dengan syarat anda harus membuat sapuan Brush tersebut di atas layer baru (layer transparan). Jadi teknik memutar Brush Photoshop yang kedua ini tidak berfungsi jika anda menyapukan Brush pada Background ataupun Layer 0. Untuk itu, jika anda ingin berkreasi dengan Brush Photoshop alangkah baiknya jika anda membuat tiap sapuan Brush di atas layer baru. Hal ini akan memudahkan anda jika suatu saat terjadi kesalahan, ataupun ketika anda ingin mengubahnya setiap saat kapanpun yang anda mau tidak akan jadi masalah dan tidak perlu merubah semua bentuk desain yang telah anda buat, karena anda membuat setiap desain atau Brush di atas layer yang berbeda.

Sekian, semoga bermanfaat. Jika masih ada teknik memutar Brush Photoshop yang lain silahkan ditambahkan lewat komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel di Dukun Design | Tutorial Photoshop (Tips Dan Trik Serta Teknik Belajar Photoshop)

Simple Trik Berkreasi Dengan Brush Photoshop

Tutorial photoshop kali ini saya mencoba membuat photo menjadi seperti gambar di samping. Entah apa itu namanya, yang penting hasilnya seperti itu. Kalau boleh saya akan menamainya dengan efek poster atau mungkin juga efek stiker (maaf jika namanya kurang tepat), tapi itu terserah anda mau menyebutnya sesuatu apa. Dalam Tutorial Photoshop ini, saya menggunakan Brush Solid Ink Splatter yang bisa di downloadgratis di sini. Langsung saja berikut langkah-langkah simple trik berkreasi dengan brush photoshop, membuat efek poster keren. Hehe

Langkah 1
Buka photo yang akan dijadikan korban. Klik File -> Open -> pilih Photo -> lalu klik OK.

Langkah 2
Seleksi photo menggunakan Pen Tool photoshop (baca tutorial cara seleksi dengan pentool photoshop). Jika sudah selesai menyeleksinya tekan Ctrl + J pada keyboard. Kemudian hilangkan tanda mata pada layer background.
Langkah 3
Klik menu Image -> Adjustments -> Desaturate atau tekan pada keyboard shift + Ctrl + U. setelah itu Klik menu Image -> Adjustments -> Threshold… (disesuaikan sendiri ya). Gambar akan menjadi hitam putih.
Langkah 4
Buat layer baru di bawah layer 1. Warnai dengan warna putih pakai Paint Bucket Tool. Kemudian buat layer baru lagi di atas layer 2.
Langkah 5
Saatnya kita bermain dengan brush yang sudah di download tadi (supaya hasilnya keren gunakan brush yang keren juga donk hehe). Sapukan brush pada layer 3, terserah mau pakai warna apa saja. Hilangkan tanda mata pada layer 1 supaya bisa bebas berkreasi dengan brush. Gunakan berbagai macam brush supaya tidak monoton dan kelihatan lebih bervariasi.
Langkah 6
Aktifkan layer 1 (Klik pada layer 1). Munculkan kembali tanda mata pada layer 1. Selanjutnya klik menu Select -> Color Range… ambil sampel colornya yang warna putih -> klik OK.
Langkah 7
Sekarang pindah ke layer 3. Klik pada layer 3 lalu tekan Delete pada keyboard. Kemudian tekan Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi (garis putus-putus)
Langkah 8
Langkah terakhir, hilangkan tanda mata pada layer 1. Hasilnya seperti ini.
Terimakasih telah membaca Tutorial Photoshop di Dukun Design (Tips N Trik SertaTeknik Belajar Photoshop)